Tips Mencegah Dan Cara Mengobati Amandel

27 views

Tips Mencegah Dan Cara Mengobati Amandel Sebenarnya amandel bukanlah nama penyakit, melainkan nama salah satu organ di dalam mulut berupa dua buah kelenjar getah bening yang berada di kedua sisi belakang tenggorokan. Amandel atau tonsil adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk mencegah masuknya kuman penyakit ke dalam tubuh.

Cara Mengobati Amandel

Adapun sakit amandel atau “Tonsilitis”adalah peradangan yang terjadi pada amandel. Umumnya disebabkan infeksi baik oleh virus ataupun bakteri dan paling sering dialami oleh anak terutama pada usia 5-6 tahun, dan juga pada orang dewasa di atas usia 50 tahun. Ini mungkin ada hubungannya dengan kondisi kekebalan tubuh yg relatif lebih rendah pada usia-usia tersebut serta dipengaruhi fungsi dan peran amandel sendiri yg menurun saat remaja dan dewasa.

Ada banyak virus yang dapat menyebabkan tonsilitis, yang paling umum adalah virus Epstein-Barr dan virus Coxsackie, sedangkan dari jenis bakteri yang sering menyebabkan tonsilitis adalah kelompok streptokokus A.

Ciri amandel yang meradang adalah terlihat bengkak, merah, melunak dan terlihat bintik-bintik putih di permukaannya. Pada tosilitis kronis (berulang) mungkin terlihat kedua amandel sangat besar sehingga hampir menutupi lubang tenggorok atau jalan nafas dan meyebabkan kesulitan menelan serta sesak nafas.

Gejala keluhan yang mungkin timbul pada sakit amandel atau tonsilitis sangat bervariasi untuk tiap penderita, diantaranya adalah rasa mengganjal atau kering di tenggorokan, rasa haus, lemah lesu, demam, nyeri menelan, nyeri yang menyebar ke telinga, pembengkakan kelenjar di sekitar leher, perubahan suara, nyeri kepala, ataupun nyeri pada bagian punggung dan lengan.

Tonsilitis ringan biasanya hanya berlangsung sekitar beberapa hari dan dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan. Akan tetapi pada keadaan yang berat, dapat menyebabkan komplikasi berupa abses di tonsil, bahkan bisa juga menyebabkan komplikasi sistemik/infeksi lanjutan ke organ tubuh lain terutama pada tosilitis akibat infeksi Streptokokus beta hemolitikus grup A. Di antaranya dapat menyebabkan radang ginjal akut, demam rematik, dan radang pd otot jantung (endokarditis).

Beberapa tips untuk mencegah sakit amandel / tonsilitis :

  • Menjaga kebersihan, selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
  • Tidak berbagi gelas, alat makan dan sikat gigi dengan penderita.
  • Tidak terlalu sering kontak dengan penderita
  • Memakai masker (bila perlu).

Cara mengobati amandel / tonsilitis :

  • Istirahat (bedrest).
  • Asupan makanan yang baik/gizi seimbang.
  • Banyak minum baik air putih atau cairan lainnya misalnya sari buah, terutama selama demam.
  • Jangan minum es, sirop, makanan dan minuman yang didinginkan, gorengan, makanan yang diawetkan dan manisan.
  • Berkumur dengan obat kumur (bisa dibeli bebas di apotek) atau dengan air garam hangat 3 kali sehari.
  • Kompres hangat pada leher
  • Bisa minum obat penurun panas misalnya paracetamol dan vitamin-vitamin untuk meningkatkan stamina.
  • Minum obat antibiotik (atas petunjuk dokter) apabila tonsilitisnya disebabkan oleh infeksi bakteri dan untuk mencegah komplikasi.
  • Dilakukan pembedahan/tonsilektomi apabila tonsilitis sering berulang atau kronis, tidak merespon pengobatan atau menyebabkan komplikasi serius.

Itulah beberapa tips untuk mencegah sakit amandel dan cara mengobati amandel yang bisa saya bagikan pada artikel kali ini, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk membaca artikel kesehatan lainnya di blog ini seperti misal tentang cara mengatasi sakit gigi. Terima kasih.